Wacana Peluncuran .id-TLD
Statistik ICANN akhir 2008 menunjukkan terdapat 177 Juta nama domain terdaftar di dunia, 106 Juta adalah nama domain generic (.com, .net, .org, .info dst) dan 71 Juta cc-TLD (.cn 13.8 juta, .de 11,6 juta, .uk 6,5 juta .jp 1.1 juta dst).
Tinggi-rendah-nya populasi Nama Domain menjadi indikator kemajuan transaksi elektronik suatu negara, baik nasional, regional dan global, di samping in/out-bound internet bandwidth usage density, yang antara lain disebabkan oleh tinggi-rendahnya populasi cc-TLD dibandingkan g-TLD di Negara bersangkutan.
Banyak Negara telah melepas cc-TLD-nya ke publik dengan berbagai alasan. Cina (.cn) berhasil melampaui Jerman (.de) dalam waktu relatif singkat sesuai dengan target sesudah melepas .cn-TLD-nya. Jepang melepas .jp untuk mengimbangi pertumbuhan g-TLD dengan hasil 1,1 juta .jp dibanding 1,3 juta g-TLD.
Beberapa negara telah memanfaatkan keunikan nama domain cc-TLD-nya seperti .tv (Tuvalu), .fm (Micronesia). Kiranya nama domain .id = identity juga memiliki keuniekan dan daya tarik tersendiri. Ini terbukti dari banyaknya pertanyaan dan permintaan penggunaan .id-TLD, untuk melindungi brand-name, trade-mark, IPR dsb, baik dari registrar/registrant dalam maupun luar negeri.
Pada saat ini peluncuran .id-TLD akan dapat memberikan peluang untuk (1) lebih memperkenalkan domain .id ke pasar global, (2) mempercepat pertumbuhan populasi .id, dan (3) mengimbangi pertumbuhan yang masih didominasi g-TLD (terutama .com).
PANDI membutuhkan masukan dari publik tentang perlu – tidaknya peluncuran .id-TLD dan pemikiran-pemikiran lain terkait dengan mekanisme pelepasan, persyaratan, pentarifan dan lain-lain. Pendapat, komentar dan masukan dapat dikirimkan ke kebijakan@pandi.or.id
Terima kasih telah menggunakan .id.
